Legend of the Dragon King Bahasa Indonesia Chapter 1
9:49 AM
CHAPTER
1 - Hari Kebangkitan
Penulis: Tang Jia San Shao
Penerjemah: Liana
Penerjemah: Liana
Editor: Liana
Kota Glorybound adalah sebuah kota kecil yang
terletak di perbatasan antara laut dan pantai timur Federasi Matahari Bulan.
Hari ini adalah hari yang luar biasa sibuk di kota
tersebut, ini adalah Hari Kebangkitan tahunan.
Semua orang yang tinggal di benua Douluo memiliki
sesuatu yang disebut "martial soul." Martial soul merupakan bagian
dari tubuh yang dapat bangkit ketika mereka berumur enam tahun, tanpa
mempedulikan apakah mereka binatang-binatang atau tumbuhan. Melalui sebuah
upacara kebangkitan, mereka dapat membangkitkan martial soul mereka sendiri.
Hal ini merupakan tujuan dari Hari Kebangkitan tahunan, untuk membangkitkan martial
soul mereka.
Jika martial soul seseorang memiliki simbol sebuah
cangkul, maka mereka akan memiliki kemampuan mereka untuk mengolah lahan akan
jauh melebihi yang lain. Jika sebaliknya mereka memiliki simbol seekor binatang
untuk martial soul, mereka mungkin memiliki beberapa kemampuan dari binatang
tersebut. Karena hal ini, martial soul telah lama menjadi faktor yang paling
penting dalam menentukan kehidupan seseorang.
Namun, kemunculan soup power adalah lebih penting. Soul
power adalah sejenis energi yang dipelihara dan digunakan untuk meng-upgrade martial
soul. Walaupun setiap orang memiliki martial soul, hanya satu dalam seribu
orang mungkin memiliki soul power.
Peringkat soul power seseorang mewakili masa depan
dan kekuatan seseorang. Segera setelah martial soul mereka telah bangkit,
mereka dapat menumbuhkan soul power untuk dipelihara dan menggunakannya untuk
meng-upgrade martial soul mereka. Dengan itu, selama 100.000 tahun Douluo Benua
telah ada, profesi paling mulia yaitu soul master.
Karena itu, bahkan para penduduk biasa ini akan sangat
menantikan anak-anak mereka berumur enam tahun dan membangkitkan martial soul
mereka dengan harapan bahwa mereka akan memiliki soul power. Jika mereka
memiliki soul power, kehidupan mereka akan berubah, dimana akan menguntungkan
mereka dan seluruh keluarga mereka.
Saat pagi tiba, jalan-jalan di depan Red Mountain
Academy telah ramai. Jalan-jalan dipenuhi dengan orang tua dan anak-anak mereka
yang datang untuk berpartisipasi dalam upacara kebangkitan.
"Ayah, apa yang Ayah pikir akan menjadi soul
martial-Ku?" bocah kecil, yang berumur hampir enam tahun, berkata dengan semangat
sambil memandang ke arah Ayahnya. Ia suka mendengarkan cerita-cerita ayahnya
tentang soul master. Dia mempunyai sepasang mata besar yang dipenuhi dengan
kerinduan akan masa depan.
Anak-anak laki-laki ini mempunyai rambut berwarna hitam
pendek dan tubuhnya sedikit lebih tinggi dari orang dengan usia yang sama.
Walau demikian, fitur paling menarik darinya, yaitu matanya yang hitam jernih dan
nulu mata yang panjang yang tidak kalah dari seorang gadis. Bahkan dengan
pakaian penduduk biasa yang dia pakai dia tetap menunjukkan penampilan luar
biasa yang dapat dengan mudah menarik mata orang lain.
Ayahnya seorang pria paruh baya yang memiliki
penampilan serupa. Ia mempunyai postur dan tinggi yang rata-rata, semua hal
tentang dia hanyalah rata-rata.
"Ayah juga tidak tahu. Ini semua tergantung
pada keberuntungan." Ayahnya mengambil napas panjang. Sebenarnya,
Kebangkitan hari itu merupakan hari yang menentukan hidup dan masa depan
seseorang. Apakah seseorang akan memiliki atau tidak memiliki soul power akan
memutuskan arah kehidupan mereka. Untungnya, dalam era ini orang-orang yang
tidak dapat menjadi soul master masih dapat memiliki masa depan yang sangat
bagus.
"Aku benar-benar akan memiliki soul power kan?"
mata anak itu dipenuhi dengan harapan.
Ayahnya menepuk kepala-Nya dan tersenyum. "Tanpa
mempedulikan apakah kau memiliki atau tidak memiliki soul power, ayah akan
selalu menyayangi kamu."
Terdapat arus tanpa henti dari orang tua dan anak-anak
mereka yang berjalan keluar dari Academy.
Mayoritas dari mereka semua keluar dengan menarik napas tanda kekecewaan,
tetapi kadang-kadang salah satu dari mereka akan terlihat bersukacita. Tidak perlu
bertanya mengapa; martial soul mereka terlahir dengan soul power. Hal ini
segera menarik iri dan rasa cemburu orang lain yang mengamati.
Setelah beberapa waktu berlalu, matahari bersinar
semakin cerah, sementara antusiasme sebelumnya yang dimiliki anak laki-laki
yang terlihat cantik tersebut terus menyusut.
"Tang Wulin!" Seorang guru berjalan keluar
dari Red Mountain Academy dengan daftar di tangan, memanggil nama berikutnya.
"Aku di sini!" dengan mata lebar, anak
laki-laki tersebut melompat dengan penuh kegembiraan.
Tang Ziran juga sedikit terkejut ketika anak
laki-lakinya yang gembira menarik dirinya maju ke depan dengan tangan anaknya
yang kecil.
"Ikut Aku." Mungkin karena beban kerja
yang berlebihan pada Hari Kebangkitan, tetapi guru tersebut tampak apatis saat
dia berpaling dan mulai berjalan di depan. Tang Ziran membawa Tang Wulin dan segera
mengikuti guru tersebut.
Ketika mereka berjalan di sepanjang jalan kecil
dalam academy, Tang Wulin dengan gembira melihat semua yang bisa dilihatnya.
Seperti yang telah ia katakana, semua tampak baru baginya. Red Mountain Academy
adalah sebuah akademi pemahaman tingkat dasar yang memiliki dua ribu siswa. Bangunan-bangunan dalam
academy semua terlihat sederhana dengan atap dan dinding berwarna merah putih. Lingkungan
akademi luar biasa bersih. Hari Kebangkitan diadakan tepat sehari sebelum dimulainya
tahun ajaran baru. Dibandingkan dengan bunyi bising diluar tembok-tembok, di
dalam akademi tampak lebih damai. Tang Wulin yang bergairah nampaknya telah
sedikit mereda karena lingkungan ini.
Guru membawa mereka ke depan bangunan bundar sebelum
memberitahu Tang Ziran, "Bisakah orang tua anak ini menunggu di sini
sejenak?"
Tang Ziran menganggukan kepala-nya dan menyuruh
anaknya, "Dengarkan perintah guru, dan semoga beruntung nak! Ayah akan
menunggumu di sini."
Tang Wulin dengan menganggukan kepala-Nya. "Aku
akan benar-benar memiliki martial soul, Ayah!"
Ketika dia menyaksikan anak-nya mengikuti guru ke
dalam gedung bundar, jejak kekecewaan dan frustrasi muncul dalam mata Tang Ziran ketika ia mengingat kembali masa lalu.
Setiap akademi dasar akan memiliki bangunan memutar ini. Ini disebut Ruang
Kebangkitan, dan ini khusus digunakan untuk membantu anak-anak berumur enam
tahun, dalam kebangkitan dari martial soul mereka. Sebelum hari upacara
kebangkitan, academy akan mengundang spirit master dari Spirit Pagoda untuk
melakukan upacara kebangkitan. Beberapa dekade yang lalu, dia juga memiliki
harapan yang sama ketika ia memasuki Ruang Kebangkitan.
Tidak hanya terdapat satu area kebangkitan di dalam
Ruang Kebangkitan, justru terdapat tujuh lantai dan dalam setiap lantai terdapat satu ruang kebangkitan. Tang
Wulin dibawa ke ruang kebangkitan pada lantai ketiga.
Segera setelah ia memasuki ruang Kebangkitan, Tang
Wulin merasa silau. Semua lantai, tembok-tembok, dan bahkan langit-langit memiliki
ukiran yang menakjubkan dan merupakan desain dekoratif yang elegan.
Dalam Ruang Kebangkitan terdapat laki-laki paruh
baya yang mengenakan jubah oranye sederhana, yang motifnya menampilkan bentuk
dari soul beast.
Sejak masa kanak-kanaknya, Tang Wulin sangat suka
mendengarkan cerita-cerita ayahnya dan dalam cerita tersebut, Spirit Master
akan selalu muncul. Spirit master dari Spirit Pagoda merupakan keberadaan yang
berpengaruh dan misterius. Mereka merupakan grup spirit master khusus yang luar
biasa dan memiliki status yang sangat berkuasa di benua Douluo tersebut. Namun,
ini merupakan pertama kalinya dia melihat salah satu dari mereka.
"Halo." Tang Wulin malu-malu menjawab.
Sprit master itu tersenyum lembut. "Datang ke
sini Nak. Berdiri di tengah."
Tang Wulin mengedipkan mata sejenak sebelum ia dengan
imut berjalan ke depan dan berdiri di tengah-tengah. Ia tidak dapat menahan diri
untuk bertanya, "Tuan Spirit Master, martial soul seperti apa yang akan aku
miliki?"
Sprit master menjawab dengan tersenyum, "Ah, aku
juga tidak tahu! Setelah kamu bangkit, kamu secara alamiah akan dapat melihat martial
soul seperti apa yang kamu miliki. Nak, matamu terlihat cantik, itu akan
benar-benar sempurna bila kamu bisa memiliki martial soul yang berhubungan
dengan matamu."
Mata Tang Wulin bersinar. "Soul eyes? aku
mendengar bahwa Master pertama dari Spirit Pagoda memiliki spirit eyes…”
Spirit master memotong pembicarannya, "Diam
dulu sejenak Nak, aku akan segera mulai."
--------------------------
Notes: Dilarang menggunakan terjemahan ini untuk kepentingan komersil.
Hak cipta tetap milik penulis novel.

3 comments
Thanks min..
ReplyDeletelanjut ya
I will try my best..
DeleteThanks for your support :)
Better than the previous novel that you translate..
ReplyDelete